Home > Edupedia > Tata Cara Aqiqah Sesuai Hukum Islam

Tata Cara Aqiqah Sesuai Hukum Islam

Sebagai wujud rasa syukur atas kelahiran balita yang dinantikan, dalam tradisi umat Islam diketahui dengan aqiqah. Hukum aqiqah sendiri bagi komentar yang sangat kokoh merupakan sunah muakadah. Sebaliknya tata metode aqiqah buat anak laki– laki serta wanita pada dasarnya sama saja.

Ada pula yang membedakan ialah jumlah kambing yang dikurbankan buat aqiqah. Aqiqah buat anak laki– laki memakai 2 ekor kambing, sebaliknya wanita merupakan satu ekor kambing.

Berikut ini merupakan tata metode aqiqah buat anak

1. Menyembelih Kambing

Perihal awal yang butuh dicoba dikala aqiqah merupakan menyembelih kambing. Saat sebelum proses pemotongan diawali, disunnahkan buat membaca doa aqiqah, yang maksudnya:“ Dengan nama Allah dan dengan Allah, Aqiqah ini dari fulan bin fulan. Dagingnya dengan dagingnya, tulangnya dengan tulangnya. Ya Allah, peruntukan aqiqah ini selaku ciri kesetiaan kepada keluarga Muhammad SAW” Baca Pula: Hasrat Puasa Sunah Hari Senin, Makna serta Keutamannya

2. Memasak Daging Aqiqah

Terdapat 2 komentar menimpa daging aqiqah. Komentar awal berkata kalau daqing aqiqah butuh dimasak dahulu saat sebelum dibagikan kepada orang– orang selaku sedekah. Sebaliknya komentar kedua menganjurkan daging aqiqah dapat dibagikan secara mentah, sebagaimana daging kurban. Hendak namun, sebagian besar ulama setuju kalau komentar yang berkata kalau memasak daging aqiqah saat sebelum dibagikan merupakan lebih utama dibanding dengan membagikannya secara mentah.

3. Memakan Sebagian Daging Aqiqah

Dalam suatu hadits yang diriwayatkan oleh al- Bayhaqi, Aisyah ra. mengatakan:” Sunahnya 2 ekor kambing buat anak laki– laki serta satu ekor kambing buat anak wanita. Dia dimasak tanpa mematahkan tulangnya. Kemudian dimakan( oleh keluarganya), serta disedekahkan pada hari ketujuh”. Dari hadits tersebut jelas kalau daging aqiqah boleh dimakan oleh keluarga, serta sebagian yang lain dapat dibagikan kepada orang sebelah ataupun fakir miskin. Tata metode ini nyaris sama dengan metode pembagian daging kurban.

4. Mencukur Rambut serta Membagikan Nama

Berikutnya, ialah bagian dari tata metode aqiqah buat memotong rambut balita serta membagikan nama. Pemberian nama balita haruslah nama yang baik. Sebab perihal ini jadi gambaran serta doa menimpa akhlak serta iman anak kepada Allah SWT. Sebaliknya buat mencukur rambut balita pada dikala aqiqah, sebagian besar ulama menganggapnya selaku suatu yang Sunnah buat dicoba.

5. Mendoakan Balita

Dikala Aqiqah Tata metode aqiqah selanjutnya merupakan dengan mendoakan kebaikan kepada anak. Salah satu doa yang disunnahkan buat dibacakan kepada balita yang baru lahir mempunyai makna:” Aku perlindungkan engkau, wahai balita, dengan kalimat Allah yang Perkasa, dari masing- masing– masing- masing godaan syaitan, dan masing- masing– masing- masing pemikiran yang penuh kebencian”. Seperti itu tata metode aqiqah cocok Sunnah yang dapat Kamu ikuti.

Sebagian besar ulama sepakat kalau waktu terbaik buat melakukan aqiqah merupakan pada dikala balita telah berusia 7 hari. Tetapi, terdapat pula yang berkata kalau aqiqah dapat dilaksanakan pada hari keempat belas ataupun hari kedua puluh satu sehabis kelahiran bayi.

baca pula ; aqiqah keluarga indonesia

Leave a Reply