Home > Rumah > Cara Menanam Bawang Putih dengan Mudah di Rumah

Cara Menanam Bawang Putih dengan Mudah di Rumah

bawang putih

Bawang putih menjadi salah satu bumbu dapur yang sangat penting keberadaannya sebagai penyedap rasa atau bahkan sebagai obat-obatan khususnya untuk meredakan gejala flu atau batuk pilek.

Seiring dengan tingginya kebutuhan bawang putih, terkadang membuat harganya melonjak tinggi di pasaran. Oleh karena itu, salah satu solusinya adalah dengan cara menanam bawang putih sendiri di rumah.

Dengan begitu selain lebih hemat, menanam sendiri bawang putih di rumah juga bisa menjadi hobi yang menyenangkan bahkan bisa menghasilkan. Tak hanya itu saja, selain umbi bawangnya, daun bawang putih juga bisa digunakan sebagai penambah aroma masakan agar semakin nikmat disantap.

Manfaat Bawang Putih

Selain dimanfaatkan sebagai salah satu bumbu dapur yang harus ada dalam setiap masakan untuk kian menambah citarasa dan kelezatan sebuah makanan, bawang putih juga memiliki khasiat yang alami untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Bahkan, konsumsi bawang putih secara rutin juga efektif sebagai anti oksidan alami yang baik untuk tubuh agar terhindar dari virus maupun penyakit sekaligus mampu melancarkan peredaran darah.

Cara Menanam Bawang Putih

Cara menanam bawang putih di rumah sebenarnya amatlah, terlebih bawang putih adalah jenis bumbu-bumbuan dapur yang bisa beradaptasi dengan lingkungan mulai dari suhu hingga kelembapan tanah sebagai media tanamnya.

Bahkan, tak jarang bawang putih yang disimpan terlalu lama di dalam kulkas atau mesin pendingin biasanya dalam waktu tertentu akan mulai menumbuhkan tunas. Namun idealnya, suhu udara yang baik agar bawang putih bisa tumbuh secara optimal dan terhindar dari penyakit tanaman, bawang putih sebaiknya ditanam di suhu yang sejuk atau dingin.

Bawang putih juga bisa di tanam secara langsung di tanah atau bahkan menggunakan media lain seperti pot atau polybag.

Cara pertama yang harus dilakukan ketika akan memulai budidaya bawang putih sendiri adalah dengan memilih bawang putih yang akan dijadikan sebagai benih atau bisa membeli benih atau bibit bawang putih di toko alat pertanian.

Periksa fisik bibit bawang putih apakah terdapat luka atau goresan atau bahkan busuk, jika demikian sebaiknya ganti bibit bawang putih dengan yang lebih baik agar hasilnya bisa lebih optimal.

Tahap selanjutnya adalah membersihkan bibit bawang putih, bisa dilakukan dengan menggunakan air hangat. Kemudian pisahkan tiap siung atau umbi bawang putih yang hendak di tanam atau bisa juga diangin-anginkan sebentar.

Proses berikutnya adalah menyiapkan media tanam, gunakanlah tanah yang memiliki unsur hara yang cukup agar pertumbuhan bawang putih bisa lebih optimal, kemudian campur media tanah dengan pupuk kompos.

Siram media tanah yang sudah dicampur dengan pupuk kompos tadi dengan air secara merata, hal ini dilakukan agar media tanam lebih gembur sehingga ideal sebagai media tanam bawang putih.

Setelah selesai mempersiapkan media tanam dan bibit bawang putih, tahap selanjutnya adalah menanam bawang putih ke dalam media tanah. Caranya, tekan secara perlahan atau gali media tanam sedalam 5 centimeter kemudian masukkan tiap siung bawang putih ke dalam lubang, setelah itu tutup lubang tapi jangan ditutup terlalu padat agar bibit bawang putih bisa berkembang secara efektif karena setiap tanaman membutuhkan sirkulasi udara yang baik.

Lakukan penyiraman secara rutin terhadap benih bawang putih yang sudah ditanam, usahakan untuk menempatkan media tanam di area terbuka agar benih bawang putih bisa terkena sinar matahari.

Dalam waktu tiga hari, bibit bawang putih akan mulai mengeluarkan tunas daun hingga keluar dari media tanah, ini menandakan jika bibit bawang putih tersebut berhasil berkembang dengan baik. (dbs)

Leave a Reply